Category: Reportase

Cerita oleh Kenia Nareriska

Sepasang mata itu bercerita lebih banyak dibanding apa yang terucap dari mulutnya. Ada seberkas luka sekaligus harap dalam pandangannya. Ini semua tentang apa yang terjadi dalam hidupnya beberapa tahun yang lalu. Sebuah pengalaman pahit yang justru membuatnya ingin bangkit.

Adalah Agus Sugianto, salah satu aktivis gerakan anti pasung di Indonesia. Kulitnya sawo matang, rambut­nya tersisir rapi ke sisi kiri, dengan berpakaian batik nan rapi ia mempersilakan saya masuk ke dalam sebuah ruangan di lantai tiga. “Ini bukan ruangan saya, saya pinjam dari dosen sini,” katanya dengan suara lembut khas orang Jawa diiringi senyum ramah. Siapa sangka sosok itu juga­lah yang beberapa tahun silam dipasung menggunakan ran­tai pada kaki dan tangannya. Anto, begitu biasa ia disapa, adalah mantan pasien gangguan jiwa yang pernah dipasung sebanyak tiga kali dalam hidupnya.

Read Full Article

Cerita oleh Uli Fabiola & Putri Alvi
Foto oleh Vincensius Helmy

Grhatama Pustaka, nafas baru bagi Kota Pelajar.

Siang itu suhu udara mencapai puncaknya. Panasnya sungguh menyengat di kulit. Matahari mengeluarkan energi dua kali lipat dari biasanya. Ruangan yang sesak dengan ratusan loker menjadi tempat pertama sesampainya di sana. Dari ruangan loker utama, kami berjalan mengitari bangunan yang ditopang oleh pilar-pilar besar, dihiasi oleh peribahasa yang ditulis dalam dua bahasa, Indonesia dan Jawa, serta aksara Jawa.

Berbeda-beda cara seseorang menikmati suasana yang ada dalam perpustakaan. Ada yang sedang membaca, mengerjakan tugas, diskusi dengan beberapa kerabat, sampai tertidur pulas di atas tumpukan buku. Beberapa orang  duduk di pinggir ruangan yang hanya dibatasi dengan kaca, memandang kami sesaat, menyadari kedatangan kami, atau mungkin jenuh akan tulisan yang ada di hadapannya. Beberapa di antaranya berseragam sekolah, berkerudung, ada pula yang mengenakan almamater, yang beruban pun tak ketinggalan.

Read Full Article