Reportase April 29, 2020

Rumah dengan Kekhasan Bunga Telang

Ada yang menarik saat berkunjung di Kopi Oemah Martani. Oemah atau ‘Omah’ di Jawa dimaknai dengan ‘rumah’. Tempat yang berada di desa Purwomartani ini memiliki kekhasan yang jarang orang ketahui. Pasalnya, tempat yang cukup jauh dari perkotaan ini menjual berbagai macam olahan dari bunga telang. 

Bunga telang merupakan kekhasan yang ditonjolkan di omah ini. Dijadikan beragam produk, Kopi Oemah Martani tidak hanya menyediakan tempat untuk bersinggah sementara tetapi juga menyediakan tempat berilmu bagi siapa saja yang ingin mengetahui lebih jauh tentang si cantik bunga telang.

Bunga telang adalah tumbuhan berwarna biru yang bisa ditemukan di pekarangan atau tepi hutan. Warnanya yang biru terang juga dapat membuat tampilan pekarangan rumah menjadi bertambah cantik. Selain berguna untuk kesehatan, di berbagai tempat di Asia Tenggara, bunga ini dimanfaatkan sebagai pewarna makanan atau kue.

“Bunga telang memiliki beberapa manfaat untuk kesehatan seperti melancarkan air seni, pembasmi racun, melancarkan haid, mengobati penyakit kulit seperti jerawat dan bisul, pembersih mata dan menyembuhkan mata merah, menghitamkan dan menguatkan rambut, mengobati sakit telinga, hingga mengobati bronkitis atau biasa disebut batuk,” ujar pemilik Kopi Oemah Martani, Yusuf.

Salah satu pemanfaatan bunga telang seperti yang telah disebutkan di atas ialah memanfaatkan bunganya yang berwarna biru sebagai pewarna alami yang dapat digunakan untuk makanan maupun minuman. Cara yang umum digunakan untuk membuat warna biru dari bunga telang adalah dengan mengekstrak bunga tersebut. Kuntum bunga dipetik pada saat mekar sempurna dan dalam kondisi baik yang selanjutnya ditumbuk dan dilarutkan dengan air. Larutan air yang telah dicampur dengan bunga telang akan berubah warna menjadi warna biru gelap. Air yang berwarna biru tersebut masih mengandung atau tercampur dengan potongan-potongan bunga telang, maka dilakukanlah penyaringan sehingga ampas bunga telang dapat dipisahkan dari air warna biru.

Warna biru yang terdapat pada air sisa saringan dengan bunga telang tersebutlah yang dapat digunakan sebagai pewarna alami untuk makanan. Air ekstrak bunga telang tersebut dapat digunakan sebagai pewarna pada adonan kue, agar-agar, minuman serta dapat digunakan sebagai pewarna pada nasi.

Saat mampir ke Kopi Oemah Martani, terpanjang di rak beragam produk yang dihasilkan dari olahan bunga telang. Produk yang dihasilkan berupa minuman aneka jenis dan rasa, makanan ringan dan berat, bahkan hingga produk kecantikan seperti masker wajah. 

Menikmati salah satu olahan bunga telang yang unik dan nikmat, dapat dicoba menu “Wedang uwuh telang”. Dalam Bahasa Jawa, wedang adalah minuman dan uwuh berarti sampah. Secara harfiah, wedang uwuh merupakan minuman sampah. Diperkirakan sebutan ini muncul  karena wedang uwuh berasal dari bahan dasar yang terkandung di dalamnya yaitu kumpulan dedaunan, kayu kecil, serta rempah-rempah.

Wedang uwuh telang merupakan wedang uwuh yang unik karena memiliki hasil akhir berwarna biru. Menu popular wedang uwuh telang ini menggunakan bahan-bahan seperti jahe, kayu manis, gula cengkeh, sereh, dan kapulaga. Bahan-bahan ini dimasukkan ke dalam kantong plastik khusus untuk mencelup teh yang memiliki daya tahan panas dan tentunya ramah lingkungan. 

Penyajian wedang uwuh telang cukup dengan menyeduh satu kantong wedang uwuh telang dengan air panas hingga menunggu sampai warna menjadi kebiruan. Sebagai pelengkap, wedang uwuh dapat dibubuhi dengan gula batu. Selain itu, dapat juga berinovasi dengan menambahkan susu ataupun jeruk nipis.

Wedang Uwuh Telang yang telah diseduh. (Vernia Angelina)

Wangi jahe yang kuat, sedikit pedas, dan harum bunga telang menjadi perpaduan yang pas untuk dirasakan. Sensasi hangat dan pedasnya dapat merelaksasi tubuh. Jahe juga memiliki khasiat bagi tubuh, diantaranya jahe mampu menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh, serta dapat membantu kelancaran peredaran darah dan membuat tubuh terasa hangat.

Harga wedang yang diberandol dengan harga Rp 4.000 ini menjadi menu minum yang segar namun aman dikantong. Sedangkan untuk menu minuman yang lainnya, harga berkisar antara Rp 2.000 hingga Rp 12.000 dan untuk menu makanan, harga bermula dari Rp5.000 hingga Rp 10.000.

Daftar harga menu di Kopi Oemah Martani. (Filma Dewi Lukito)

Minuman ini lebih nikmat lagi bila dinikmati dengan “Nasi Bakar Biru” . Hidangan yang cukup unik dan jarang ditemui ini dibuat dengan campuran nasi dan bunga telang dan didalamnya terdapat semur jamur. Memasak jamur menjadi pilihan menu supaya semua orang dapat memakannya termasuk orang vegetarian. 

Nasi bakar biru. (Filma Dewi Lukito)

Jamur sendiri memiliki beberapa manfaat bagi tubuh, diantaranya meningkatkan daya tahan tubuh, menurunkan kolestrol, sumber vitamin B3, serta dapat meningkatkan jumlah kolagen yang ada di dalam tubuh.

Tidak hanya produknya yang menjadikan Kopi Oemah Martani ini unik, tetapi tempat ini juga nyaman seperti namanya, yaitu ‘oemah’ atau rumah. Tampilan yang sederhana dan sambutan orang rumah yang ramah menjadikan kedai ini cocok untuk dikunjungi ketika ingin menepi sejenah dari riuhnya kota.

Tidak hanya persoalan makan dan minum, bercengkrama dengan orang Kopi Oemah Martani juga sangat mengasikkan. Kedai ini memiliki fasilitas Wi-Fi yang dapat diakses secara gratis dan  stopkontak bagi para pengunjung sehingga tanpa khawatir baterai laptop ataupun smartphone mereka habis saat hendak berkunjung lama. Selain itu mereka juga menyediakan lapangan parkir yang luas.